cerpen bersambung



Catatan dekil masa sma ku 11-11-2011

Di pagiyang cerah, sang suryapun malu malu menampakan sinarnya. Seperti biasa saya keluar rumah sembari menikmati aroma pagi yang masih segar . Ku dengar suara sepatu yang menjajaki jalan, pandangan mataku pun tertuju pada suara itu. “ Waaaaaw” itulah kata pertama yang pertama ku ucap sambil melongo. Saya terkejut melihat penampakan pagi hari ini yang berbe dengan hari hari sebelumnya. Matapun tertuju pada wanita yang tengah jogging melintas didepan rumahku. Seketika itu saya bertannya –tanya padadiriku ini, siapadia ya. “ah bodo ah”paling juga Cuma orang yang kebetulan jogging lewat sini, pikirku kebingungan. “namun kenapa bisa ya?” tauk deh. Sambil cuek saya berkata begitu.
Sore harinya saya bertemu lagi sama cewek itu, kupikir inijuga kebetulan. Namun sekarang bukan seperti tadi pagi, si cewek sekarang ini memakai baju yang agak rapid an baunya Masyaallah waw banget dah wangi sekali. Kalau diibaratkan bagaikan bunga melati yang di mandikan sama minyak kasturi, sungguh lengkap pesonamu.  Saya pun ter pelongo untuk yang ke dua kalinya, jadi semakin penasaran ni “siapa sih dia” aku berkata pada diriku sendiri.  Rasanya inginnsekali berkenalan dengan dirinya.
Malam hari ini saya mau pergi kerumah dedi dia adalah temen sekelasku dan diajuga sahabatku, rumahnya deket hanya 5 menit jika ditempuh dengan jalan kakai. Sampai dirumahnya  aku pencet bel yang ada di depan pintunya “ting tung…ting tung”. Kudengar suara langkah kaki mendekati pintu, dibukalah pintu dan ternyata yang membuka bukan dedi, tapi reni kakak dedi yang umurnya sepantaran dengan dedi, namun sekolahnya berbeda dengan dedi,. “Eh kamu dek, mau ketemu sama dek dedi ya?” Tanya mbk Reni. “iya eg mbak, dedinya ada mbak?”mbak heni sambil tersenyum “ada dek dia dikamar langsung masuk aja ndak papa”. “Iya mbak” hehehe karena udah terbiasa keseni jadi aku langsung masuk kekamar dedi. Sampai dikamar aku langsung berbincang – b9incang saama dedi.
Aku : “ eh ded, tau ndak” ujarku pada dedi
Dedi : “apa…?”
Aku : “tadi aku bertemu sama cewek, wah cantik sekali, dan anaehnya ded aku ketemu sama dia
            itu ndak Cuma sekali, coba bayangkan ndak Cuma sekali berow..”
Dedi  : “ siapa tuh?
Aku : “ ndak tahu, kamu tahu ndak ?”
Dedi : “ya ndak lah, setres kamu ni, lawong aku aja ndak pernah liat cewek itu kok.”
Aku : “ooooooo….iyaa….yaaaaaaa hehehe bener katamu” sambil tertawa langsung ku menuju ke
           depan monitor yang ada disitu.
Saatku main computer milik dedi, terdengar suara mbk heni yang sedang ngobrol dengan temenya. Kalu pikirku sih mbk heni sedang ngobrol dengan cewek, mungkin juga temen sekolahnya. Hehe malahmenjadi penasaran. Ku coba bertanya pada dedi,
Aku : “ded itu mbak reni lagi sama siapa?”
Dedi : “paling mbak heni dengan fifi ” dedi menjawap dengan nada setandart. 
Aku : “Siapatu fifi ded aku kok baru tahu”
Dedi : “ liat saja sendiri ntar kamu juga tahukok”
Tak perlu berfikir lama untuk menjawap penasaranku langsungku buka pintu kamar dedi, ku perhatikan dan dengan terkejutnya aku, dan dengan sepontanitas kututup pintu.
                Aku : “ ded…ded…ded…dedddddiiii..”
                Dedi : “kenapa kamu ini kayak liat setan aja”
                Aku : “ heheheh itu lo ded,, cewek yang ku ceritakan tadi”
                Dedi : “eh si fifi to”
                Aku : “iya cantik kan orange, eh ya kamu punya nomer teleponya ndak?
                Dedi : “ ciye ciye..minta saja sendiri sama dia”
Haha jadi pengen kenalan nui, memikirkan berbagai macam cara, hem bagia mana yaaa? 




bersambung ...........

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Cari Blog Ini